Kita sudah sejak lama berkeyakinan bahwa kebahagiaan tidak akan bisa ditemukan; dan kita masing-masing berkeyakinan bahwa kebahagiaan dapat dimiliki oleh orang lain, untuk terus menghidupkan harapan dalam mencapainya bagi diri sendiri.
Samuel Johnson, pengarang dan ahli perkamusan Inggris
(1709-1784)