Motivasi Hidup

Kata Bijak mengenai tingkah laku (attitude)
3 February, 2010
PETUAH DUNIA
15 February, 2010

“Gunungnya tetap gunung yang sama;
Jalannya pun tak pernah berubah sepanjang masa.
sesungguhnya yang berubah adalah pikiran sendiri”
(Kumagai)

“Meski kamu jauh dari saya
Tetapi melaksanakan ajaran saya,
maka kamu dekat dengan saya;
meski dekat dengan saya,
tetapi kalau tidak melaksanakan,
itu sama dengan jauh dari saya”

“What money can buy! A bed but not sleep;
Computer but not brains Food but not appetite;
Finery but not beauty A house but not a home;
Medicine but not health Luxuries but not culture;
Amusement but not happiness Sex but not love”

Sebuah kapal hidup tanpa sekat-sekat buatan manusia yang berlayar si angkasa tak bertepi

Sebuah kapal hidup tanpa sekat-sekat buatan manusia yang berlayar si angkasa tak bertepi

” Tugas pendidikan adalah memberdayakan
manusia supaya bisa mengembangkan
seluruh potensi  yang dimilikinya
dan jati dirinya
di tengah alam semesta (to be) dan,
jangan sampai direduksi hanya hidup sekadar
untuk mencari kesenangan
dan memiliki harta, jabatan (to have)”

“Memiliki kemampuan untuk berbuat jahat,
tapi tidak melakukan, itulah kebajikan;
Memiliki kemampuan untuk berbuat baik,
tapi tidak melakukan, itulah keburukan”
(Hong Gi, 1880-1942)

“Selama gunung tetap dipelihara selalu hijau,
tidak akan ada kekurangan untuk kayu bakar.
Selama keseimbangan antara alam dan manusia terus dijaga,
akan selalu tersedia kebutuhan untuk hidup manusia”
(Liu de qingshan zai, Bu pa mei chai shao)

“Kebebasan tanpa diimbangi dengan pendidikan
etika untuk memahami nilai-nilai
sehingga bisa membedakan yang baik dan buruk,
hanya akan membawa manusia saling
bertikai seperti permainan rugbi.
Lantas apa jadinya kalau wasitnya juga ikut main?”

Menapakkan kaki di Bulan "..dan melihat jalan Lalu diliputi dengan rasa percaya diri".

Menapakkan kaki di Bulan "..dan melihat jalan Lalu diliputi dengan rasa percaya diri".

“Dunia cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang,
tapi tidak cukup untuk memenuhi keserakahan satu orang”
(Mahatma Gandhi)

“Karena ketidaktahuan seorang,
seluruh alam semesta menderita.
Karena pencerahan seorang,
seluruh dunia diselamatkan”

“Suatu sistem merupakan bagian dari sistem
yang lebih besar lagi di angkasa luas tak bertepi,
dan Bumi hanya seperti debu.
” Bagaimana manusia bisa mengklaim
dan berambisi menaklukan alam?
Kalau salah satu planet berhenti dan istirahat,
seluruh sistem akan berantakan

“Diluar langit masih ada langit;
di luar diri kita masih ada orang lain
yang lebih pandai kareni itu harus
terus belajar sepanjang hidup.”

“Air menguap menjadi awan dan setelah bertemu dengan
gunung mengembun menjadi hujan.
Bukan air yang mengalir, t
etapi aliran itu sendiri adalah air”

“Pendidikan adalah memberdayakan
setiap orang supaya bisa berselancar
di tengah alam semesta.

“Saat dilahirkan, manusia adalah lunak dan lemah;
Ketika mati, menjadi kaku dan keras.
Puluhan ribu benda, tanaman dan pepohonan,
Lembut dan lentur ketika tumbuh, Ketika mati,
menjadi getas dan kering.
Sesungguhnya, apa yang kaku dan keras
adalah sahabat dari kematian.
Apa yang lembut dan lentur adalah sahabat dari kehidupan.
Karena iti tentara yang menjadi kaku akan patah,
Pohon yang kaku akan tumbang. sesungguhnya,
yang besar dan kaku akan roboh,
yang lunak dan lentur akan tumbuh.” (Laa Le Ching)


“Ketika berkata-kata, ingat akan perbuatan;
Ketika berbuat, ingat akan kata-kata”.
“Ketika diam, merenung (deepening);
Belajar tidak merasa jemu (broadening)
Mengajar orang lain, tidak pernah capai (sharing/amal)
Adakah itu di dalam diriku (mawas diri)?”


“Langit, Bumi dan aku berasal dari akar yang sama,
Ribuan makhluk di dunia dan aku terbuat dari bahan yang satu.
Oh bunga kecil, seandainya ku mengerti siapa engkau,
akarmu dan semua, semua dalam semua,
Semestinya lalu aku akan memahami Siapa
Tuhan dan manusia” (Jeng Lsaa 384-414)


“Langit adalah Ayah dan Bumi adalah ibu saya;
Meski makhluk kecil seperti saya ini,
Telah menemukan tempatnya yang intim diantaranya.
karena itu semua isi alam semesta,
Saya anggap sebagai bagian alamiah dari saya.
Semua orang adalah kakak laki-laki dan
perempuan saya Dan semua benda dan
makhluk adalah sahabat saya
(Zhang Zai 1020-1077)


“Inilah yang kita tahu segala benda itu
menyatu seperti hubungan darahengikat
seluruh keluarga Yang terjadi pada bumi,
terjadi juga pada semua penghuninya.
Manusia tidak merajut jaring kehidupan ia hanyalah
secarik benang yang ada padanya.
Apa pun yang ia lakukan pada jaring itu,
akan mengenai pada dirinya”
(Led Perry, “Lhe Hidden Connections, F.Capra) Lhe Web of Life


“Di semua lingkup gerak alam,
kita menemukan sistem-sistem
kehidupan yang bertengger pada sistem-sistem kehidupan
Jaringan-jaringan bergantungan pada jaringan lain.
Batas-batas sistem kehidupan bukan merupakan batas pemisah,
melainkan hanya batas-batas identitas saja.
Semua sistem kehidupanberinteraksi satu
sama lain dan saling berbagi sumber daya
melewati batas-batasnya.” (Fritjob Capra)


“Pendidikan adalah pengembangan
kemampuan untuk menemukan
hubungan tersembunyi antara
berbagai fenomena”
(Vaclau Havel)


“Cantiknya manusia bergantung pada cantiknya negara dan bangsa;
Cantiknya bangsa dan negara bergantung pada cantiknya dunia;
Cantiknya dunia, bergantung pada cantiknya
seluruh alam semesta”
(Hamemayu Haryuning Bawana)


Nation adalah suatu jiwa, suatu asa spiritual.
Ia adalah suatu kesatuan solidaritas yang besar,
tercipta oleh perasaan pengorbanan

yang telah dibuat di masa lampau dan oleh orang-orang
bersangkutan bersedia dibuat di masa depan.
Nation mempunyai masa lampau,
tetapi ia melanjutkan dirinya pada masa kini
melalui kenyataan yang jelas, yaitu kesepakatan,
keinginan yang dikemukakan
dengan nyata untuk terus hidup bersama.
Oleh sebab itu, suatu nation tidak
bergantung pada kesamaan asal ras, suku bangsa,
agama, bahasa, geografi, atau hal-hal lain yang sejenis.
Kehadiran suatu nation adalah seolah-olah s
uatu kesepakatan bersama yang terjadi setiap hari”
(E. Renan 1882)


“Bangkitkan hatimu dengan sajak
Tegakkan dirimu dengan susila
sempurnakan dirimu dengan musik”


“Melangkah dimulai dari memahami satu langkah,
Perlahan-lahan engkau akan memahami
seribu langkah dan melihat jalan dan akan diliputi rasa percaya diri.
Hal yang lebih menakutkan adalah
bila engkau tidak memahami Hakikat”diri”-mu
sehingga terjebak dalam kebingungan dan penderitaan”
(Cheng Gen)


“Orang bijak digambarkan berbeda-beda
menurut budayanya masing-masing.
Di india, image orang bijak adalah petapa,
rambut dan jenggotnya panjang dan hidup sederhana.
Di Barat adalah scholar,
kaum terpelajar yang terus mempelajari berbagai ilmu
atau orang suci dengan aura di kepalanya sebagai simbol.
Di Tiongkok adalah mencakup lapisan masyarakat
yang lebih luas dan bukan monopoli orang terpelajar, petapa, t
etapi bisa juga orang biasa, bahkan seorang pengembala,
pengemis sekalipun.
Penasihat resmi di istana pun punya keterbatasan
sehingga nasihat yang benar bisa datang dari mana saja.
Ini semua terjadi berkat campur tangan invisible hand dari Tuhan,
dengan caranya sendiri yang tidak bisa di rumuskan
dengan kata-kata seperti dalam kitab Toa Te Ching”


“Kalau orang masih berfikir ketika pedang musuh
sudah diarahkan kepada dia
maka sebenarnya kematian sedang menjemputnya”


“Hidup terdiri atas momen-momen;
Momen-momen adalah milik kita.
Dapatkah Anda benar-benar
hidup dan
mengisi
setiap momen masing-masing secara mendalam?
Dapatkah Anda meninggalkan setiap
momen yang telah berlalu dan lahir
kembali pada
setiap momen yang baru?
Dapatkah Anda mengisi momen yang baru dengan penuh keyakinan,
kegembiraan, dan semangat?
Dengan memandang setiap momen adalah baru,
Kita akan mampu menceburkan diri ke dalamnya:
Apakah itu saat mencuci piring, minum teh,
memeluk bocah kecil, menatap ke dalam mata orang yang kitas kasihi,
menahan rasa sakit atau bahkan ketika menghadapi kematian”
(Visuddhacara)


“Kami akan, buang kotoran,
tidur dan bangun.
Inilah dunia kami!
Apa yang mesti kami lakukan setelah itu mati”

Jalan Langit (Tian Tao)

“Tidakkah seperti menarik busur:
yang tinggi direndahkan, yang rendah ditinggikan.
Mengambil dari yang kelebihan untuk diberikan
kepada yang kekurangan.
Jalan manusia sebaliknya,
mengambil dari yang berkelebihan.
siapa yang mau memberikan kelebihannya
kepada dunia?
Hanya orang yang sudah berada
didalam Jalan Alam/Tao”

JALAN AIR selalu mencari tempat yang paling rendah;
JALAN MANUSIA selalu mencari tempat yang paling
tingi sehingga selalu menimbulkan masalah karena
semakin tinggi kedudukan, semakin sedikit jumlah
yang tersedia, sedangkan peminatnya
terus bertambah.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *